Senin, 10 Juli 2017

Penggabung Station dan Virtual AP


Pengertian 
Penggabung Station dan Virtual AP adalah metode untuk membuat mode Station dari Acces Point yang terhubung ke internet.Supaya mode Station tadi mendapatkan koneksi Internet Dari Acces Point yang tehubung ke internet dan kemudian Station tersebut membuat Virtual Access point yang akan di akses konputer client

Latar belakang
pada saat saya menggunakan mode Setation pada Rb 941-2nD-Tc saya terfikir untuk membuat Virtual AP supaya komputer dapat mengakses Router tersebut.pada saat mensetting ada sebuah kendala yaitu Virtual AP SSIDnya tidak mau keluar dan berkat bantuan teman-teman fourum akhirnya saya bisa.jika kalian ingin konfigurasi seperti topologi di atas RouterOSnya harus pake 6.36.xx ke atas supaya SSID dari Virtual AP bisa muncul

Tujuan 
Penggabung Station dan Virtual AP

Alat dan Bahan  
2 buah Mikrotik 941-2nD-Tc(yang ada Wirelessnya) 1sebagai Acces Point dan satu sebagai Station

Waktu pelaksaaan 
15 menit

Tahap pelaksanaan
masuk ke menu Interfaces wlan,klik 2x akan muncul tab seperti gambar dibawah ini
pilh mode=station
unutk Band,Channel Widit,frekuensi=setting sesuai keadaan lapanga
SSID=biarkan saja
pada Security profile=jika pada AP ada password maka buat password nya jika pada AP tidak ada biarkan default

nah karena AP yang saya mau secan ada password nya maka saya buat dulu
di menu Wirelles>Security Profile.kemudian masukkan password sama dengan password AP yang akan disecan

 masuk ke menu Interfaces wlan,klik 2x.kemudian scan kemudian connect

nah disini SSIDnya sudah sama dengan AP yang telah disekan tadi kemudian masukkan Security profile yang kita sudah buat tadi

 kemudian kita akan buat DHCP Client IP>DHCP Client

 kemudian pada interfaces pilih Wlan1 selanjutnya Apply ok

setelah itu saya coba ping dari teminal mikrotik dan hasilnya sudah terhubug internet

kemudian dilanjutkan dengan membuat Virtual AP  Wireless>+Virtual AP seperti gambar di bawah ini

kemudian beri nama SSID(sesuai keinginan kalian) dan pada Security profile kalian bisa menambahkan atau tidak kali ini saya menggunakan default

kemudian beri ip pada wlan2(Virtual AP tadi)

kemudian masuk Ip firewall kita akan buat NAT pada ip Wlan2 tadi

selanjutnya masuk NATuntuk
Chain=srnat
Out Interfaces=wlan1

Kemudian ke Action pada
Action=masqurade

kemudian di Rule yang kedua
pada Chain=srcnat
         Src.Address=(adalah network Ip Wlan 2)

Kemudian ke Action pada
Action=masqurade

kemudian kita buat DHCP Servernya supaya komputer client mendapatkan ip secara otomatis
 kemudian DHCP Setup kemudian pilih Wlan 2







kemudian saya connect dengan SSID Virtual AP tadi

kemudian saya coba ping google.com dari PC saya dan hasilnya sudah tersambung internet pc saya

Referensi
Forum Mikrotik

Jumat, 07 Juli 2017

Setting Wireless Mode Station DiMikrotik RB941-2nD hAP Lite


Pengertian

Wireless dengan Mode station ini digunakan sebagai wireless client/ penerima pada topologi PTP (Point To Point) atau PTMP (Point To Multi Point), wireless Mode station hanya bisa digunakan untuk membentuk network yang sifatnya routing, sehingga mode ini merupakan salah satu mode yang efektif dan  efisian jika pada sisi wireless client/station tidak dibutuhkan bridging



Latar belakang
karena Router 2 tidak mempunya koneksi internet maka saya akan mengambil koneksi internet dari Router 1 yang terhubung internet

Tujuan
menjadikan Router 2 mendapatkan koneksi internet dari Router 1 yang sudah terhubung ke internet

Alat dan bahan
1.mikrotik sebagai AP dan Mikrotik Sebagai Station (ada 2 mikrotik)
2.client / host (laptop/pc)

Waktu pelaksanaan
10 menit

Tahap pelaksanaan

masuk ke menu Interfaces wlan,klik 2x akan muncul tab seperti gambar dibawah ini


pilh mode=station
unutk Band,Channel Widit,frekuensi=setting sesuai keadaan lapanga
SSID=biarkan saja
pada Security profile=jika pada AP ada password maka buat password nya jika pada AP tidak ada biarkan default


nah karena AP yang saya mau secan ada password nya maka saya buat dulu
di menu Wirelles>Security Profile.kemudian masukkan password sama dengan password AP yang akan disecan

masuk ke menu Interfaces wlan,klik 2x.kemudian scan kemudian connect


nah disini SSIDnya sudah sama dengan AP yang telah disekan tadi kemudian masukkan Security profile yang kita sudah buat tadi


kemudian kita akan buat DHCP Client IP>DHCP Client

kemudian pada interfaces pilih Wlan1 selanjutnya Apply ok

setelah itu saya coba ping dari teminal mikrotik dan hasilnya sudah terhubug internet

Kesimpulan
denga konfigurasi Router 1 dan 2 bisa saling berbagi data

Referensi
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=47

Upgrade dan Downgrade RouterOS Mikrotik



Pengertian
Dalam sebuah sistem operasi pasti memiliki beberapa keluaran versi yang berbeda untuk mendukung performa dan kinerjanya.

Sebenarnya semua versi RouterOS mempunyai fitur atau fungsi yang sama. Mikrotik terus menambah fitur baru dan meningkatkan kinerja serta stabilitas dengan merilis update versi. Untuk setiap penambahan atau perbaikan dalam setiap versi routerOS, mikroTik selalu menyertakan changelog. Contoh changelog pada setiap versi routerOS bisa dilihat pada saat ingin melakukan download versi terbaru.intinya changelog ada fitur yang terdapat pada RouterOS tersebut

Latar belakang
karena RouterBoard tidak memungkinkan untuk konfigurasi dan ada teman yang menyarankan untuk konfigurasi kamudian saya memutuskan untuk meng upgrade.


Tujuan 
untuk upgrade Router OS terbaru.Dan ditutorial saya ini tidak cuma meng upgrade tetapi saya juga akan sampaikan cara Downgrade


Alat dan bahan
pc
RouterBoad
Modul RouterOS disini (untuk RouterOS terbaru v6.39.2)


Waktu pelaksanaan
10 menit

 
Tahap pelaksanaan

cara Manual

pastikan kalian sudah download Modul RouterOS yang sesuai dengan perangkat kalian.Ada beberapa pilihan arsitektur, ada Mipsbe, Mipsle, powerpc, x86 dan Tile.

setelah download upload file tadi dengan ftp atau drag and drop
pada tutorial ini saya mengupload dengan cara drag and drop

setelah modul RouterOs terupload selanjutnya adalah reboot.System>reboot

untuk mengetahui apakah RouterOS berhasil di upgrade atau belum bisa di cek di System>Resource


 OK selanjutya Cara Otomatis
Adapun cara upgrade versi routerOS secara otomatis cukup mudah. Pilih menu System -> Packages -> Check For Updates. 


Router akan menampilkan changelog pada versi tersebut. Pilih “Download & Upgrade” untuk melakukan upgrade. Pastikan Router sudah terkoneksi ke internet.karena Router saya baru saya upgrade kemarin jadi RouterOs saya masih yang terbaru
 

Downgrade RouterOS

Downgrade dilakukan untuk kembali menggunakan versi terdahulu.

Cara untuk melakukan downgrade cukup mudah. Seperti halnya proses upgrade, langkah pertama download terlebih dahulu modul RouterOS versi terdahulu yang diinginkan.setelah download Modul versi terdahulu upload ke packet List.System>Packet
setelah itu klik routerOS kemudian pilih Downgrade


untuk perintah reboot. Setelah Router menyala kembali, sudah akan menggunakan versi RouterOS yang diinginkan



Kesimpulan
dengan tutorial ditas kita bisa memperbaruhi atau menggunakan RouterOS terdahulu

Referensi
https://mikrotik.com/download
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=126

Minggu, 02 Juli 2017

Setting Quickset AP pada Mikrotik



Pengertian
Pada Mikrotik RouterOS versi 5.15 telah diperkenalkan menu baru yaitu Quick Set. Sesuai namanya Quickset ini bisa digunakan untuk melakukan konfigurasi Router secara lebih cepat. Jika biasanya dalam melakukan setting Mikrotik kita perlu mengakses banyak menu, dengan Quickset kita tidak perlu melakukan itu.

Pengaturan standard yang diperlukan untuk terkoneksi ke internet dan untuk distribusi LAN sudah tersedia pada Quickset. Menu Quickset hanya terdapat pada Routerboard yang memiliki interface wireless, baik yg bisa berfungsi sebagai AP (Lisensi Level 4) atau CPE (Lisensi Level 3), Anda bisa mengakses Quickset pada menu paling atas ketika anda remote router via winbox ataupun webfig.

Latar belakang
karena pada mikrotik ada beberapa cara untuk mensetting wireless dan salah satunya adalah dengan menggunakan fitur Quick set ini.

Tujuan
tujuan saya menggukan Quick set karena lebih cepat dalam konfigurasi Wireless

Alat dan bahan
Mikrotik yang sudah terdapat wireless

Waktu pelaksanaa
10 menit

Tahap pelakanaan


Quick Set Untuk Wireless AP
pada tutorial ini saya akan membuat AP dengan Quick set

pada bagian atas pilih mode Home AP
pada bagian Network name isikan nama yang nantinya berfungsi sebagai SSID
pada Frequency,Band isikan sesuain keadaan lapangan
pada County no_country_set
pada wifi password isikan password sesuai kalian (8 digit)

untuk Guest Wireless Network ini sebagai Multi SSID
pada Guest Network isikan SSID kedua
pada Guest wifi Password ini adalah password untuk SSID yang kedua


pada gambar di adalah ip WAN/Public ada beberapa fitur tapi kali ini saya menggunakan Static.


pada Local Network ini adalah ip local yang akan diberikan ke client
pilih DHCP Server untuk mendistribusikan ip ke client secara otomatis
pilah NAT untuk menjadikan ip Local supaya bisa connect internet

karena kita tadi buat Multi SSID maka ada dua SSID kalian bisa connect mana saja


kemudian masukkan password yang sudah di buat tadi

Kesimpulan
dengan menggunakan Quick set maka akan mempercepat kenfigurasi wireless

Referensi
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=52

Kamis, 29 Juni 2017

Konfigurasi Routing OSPF pada Cisco Packet Tracer Single Area



Pengertian
 OSPF merupakan sebuah routing protokol berjenis IGP yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan dimana user masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata lain, user masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika user sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal. Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan dimanapun routing protokol ini dapat diimplementasikan.


OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan area. Dengan menggunakan konsep hirarki routing ini sistem penyebaran informasinya menjadi lebih teratur dan tersegmentasi, tidak menyebar ke sana kemari dengan sembarangan. Efek dari keteraturan distribusi routing ini adalah jaringan yang penggunaan bandwidth-nya lebih efisien, lebih cepat mencapai konvergensi, dan lebih presisi dalam menentukan rute-rute terbaik menuju ke sebuah lokasi. OSPF merupakan salah satu routing protocol yang selalu berusaha untuk bekerja demikian.

Ada dua tipe hirarki dalam OSPF:

1.Transit Area (Backbone or area 0)
2.Regular areas (nonbackbone areas)

Area karakteristik OSPF:

1.Meminimalisir routing table.
2.Jika ada perubahan dalam satu area tidak akan mempengaruhi area lain,
   karena LSA flooding hanya dikirim ke satu area tersebut.

Fiur :

1.OSPF adalah routing protocol yang hanya bekerja membedakan antara media lain.
2.OSPF mendukung operasi yang melewati tiga tipe jaringan: Broadcast Multi access, Point-   to-Point, Nonbroadcast Multiaccess.


Di dalam OSPF ada beberapa router type;

Internal Router = Semua interface nya berdampingan pada area yang sama.

Backbone Router = Biasa dikenal dengan area 0, Router Utama.

Area Border Router(ABR) = Router yang terkoneksi dua atau lebih area ospf.

Autonomous System Boundary Router (ASBR) =  router akan disebut ASBR jika router ini terkoneksi dua atau lebih area, dan ada routingan lain yang di redirect/ di inject ke dalam ospf.

OSPF LSA TYPE: 

Router = Digenerate Semua router ke router lain didalam satu area yang sama. 
Network = Digenerate Oleh DR(Designated Router) ke semua router dalam area yang sama.
Summary = Digenerate oleh ABR dikirim ke OSPF lain. 
ASBR-Summary = Digenerate Oleh ABR ke ASBR. 
AS-External = Digenerate Oleh ASBR ke semua router. 
Multicast = Cisco Tidak support, tidak digunakan oleh cisco. 
NSSA-External = Digunakan Oleh ASBR ke Area NSSA.

Latar belakang
Routing protokol OSPF merupakan jenis operasi routing protokol link-state, link-state mengetahui topologi secara keseluruhan seperti peta yang lengkap
link-state protokol bekerja dengan sangat baik dalam situasi seperti:

1.design jaringan bersifat hirarkis yang biasa digunakan di dalam jaringan yang besar
2.administrator memiliki pengetahuan yang baik mengenai routing protokol
3.kecepatan konvergensi merupakan faktor yang penting

Tujuan
Untuk menghubungkan jaringan yang berbeda tetapi masih dalam satu routing domain sehingga masing-masing dari jaringan tsb masih memiliki hak untuk berkomunikasi

Alat dan bahan
PC
Aplikasi Cisco packet trecer

Waktu pelaksanaan
20 menit

Tahap pelaksanaan
ok pertama kita akan atur ip pada router sesuai topologi di atas

Pemberian Ip pada Router 1
Router(config)#int loopback 0
Router(config-if)#ip address 1.1.1.1 255.255.255.255
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.20.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Pemberian Ip pada Router 2
Router(config)#interface loopback 0
Router(config-if)#ip address 2.2.2.2 255.255.255.255
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.20.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/1
Router(config-if)#ip add 192.168.30.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown

Pemberian Ip pada Router 3
Router(config)#int loopback 0
Router(config-if)#ip address 3.3.3.3 255.255.255.255
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.30.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.40.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Kemudian kita akan membuat routing OSPF pada setiap routernya

pada Router 1
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 1.1.1.1 0.0.0.0 area 0
Router(config-router)#network 192.168.20.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#network 192.168.10.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#
pada Router 2
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 2.2.2.2 0.0.0.0 area 0
Router(config-router)#network 192.168.20.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#network 192.168.30.0 0.0.0.255 area 0
pada Router 3
Router(config)#router ospf 1
Router(config-router)#network 3.3.3.3 0.0.0.0 area 0
Router(config-router)#network 192.168.30.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#network 192.168.40.0 0.0.0.255 area 0
Angka itu didapat dari rumus :
255.255.255.255 – Netmask yang digunakan.
Jadi karena kita pakai netmask 255.255.255.0 (IP Interface) dan 255.255.255.255
(IP Loopback) maka
255.255.255.255 – 255.255.255.0 = 0.0.0.255 Network interface
255.255.255.255 – 255.255.255.255 = 0.0.0.0 Network Loopback.

setelah konfigurasi di atas selesai selanjutnya kita akan memberi ip pada pada PC

Laptop 0

Laptop 1

nah setelah sudah memberi ip pada kedua PC kemudian kita coba ping PC0 ke PC1 atau sebaliknya


Kesimpulan
Dalam routing ospf,setiap router dapat saling mengetahui informasi & topologi secara keseluruhan seperti peta yang lengkap

Referensi
http://networkingpipe.blogspot.co.id/2014/01/ospfopen-shortest-path-first-teori-dan.html

Kamis, 15 Juni 2017

Manambah Dua Mac Address pada Port knocking

Pengertian
Port Knocking adalah metode yang dilakukan untuk membuka akses ke port tertentu yang telah diblock oleh Firewall pada perangkat jaringan dengan cara mengirimkan paket atau koneksi tertentu. Koneksi bisa berupa protocol TCP, UDP maupuan ICMP.Jika koneksi yang dikirimkan oleh host tersebut sudah sesuai dengan rule knocking yang diterapkan, maka secara dinamis firewall akan memberikan akses ke port yang sudah diblock.

Latar belakang 
saya akan menyempurnakan port knocking saya.di tutorial ini saya akan menambahkan dua Mac address pada konfigurasi port knocking supaya hanya pc yang telah terdaftar yang bisa login menggunakan port knocking dan juga dapat meningkatkan keamanan pada Mikrotik

Tujuan
menambahkan dua Mac address pada konfigurasi port knocking agar yang bisa mengakses prangkat tersebut adalah admin yang telah terdaftar Mac address nya.

Alat dan bahan
1 buah Mikrotik Rb941
2 buah pc
2 buah kabel straight

Waktu pelaksanaan 
10 menit

Tahap pelaksanaan

Pertama saya akan konfigurasi pada address list.address list adalah kumpulan ip yang akan di eksekusi berdasarkan nama entah itu mau di block atau di ijinkan
Ip>firewall>address list
 
 Setelah itu.masuk konfigurasi selanjutnya di Filter Rules.
pada General chain=input dan protokol=icmp 
pada Action=add src address list   address list=amin timeout=(terserah kalian berapa yang kalian berikana untuk disconnect)
ket
pada address list adalah ip yang kita buat di address list tadi
pada Timeout adalah waktu yang di gunakan untuk disconect waktu ini bisa di isi sesuai dengan keinginan kalian
pada protokol ini icmp(ping) karena kita akan login dengan ping ip mikrotik tersebut

Kemudian kita akan buat rule selanjutnya
General

Chain=input
protokol=tcp
Dst.port=8291

Advanced
Src.Address List=! amin
Src.MAC Address=! (isi dengan Mac address kalian)

Action
Action=jump
jump Target=(isikan nama terserah kalian)

ket
pada Protokol  adalah protokol yang akan di block nantinya pada gambar di bawah ini saya hanya menggunakan port 8291(port winbox) kalina juga bisa menambah daftar port yang diblock nantinya

pada Src Address list (!) adalah tanda pengecualian dan amin adalah nama pada address list yang di nuat sebelumnya dan isinya adalah beberapa ip yang digunakan untuk mengakses Mikroik tersebut 
pada action jump maksudya adalah meneruskan ke rule berikutnya

pada Jump Target amin maksudnya nama yang akan di eksekusi di rule berikutnya

General

Chain=input
protokol=tcp
Dst.port=8291

Advanced
Src.Address List=! amin
Src.MAC Address=! (isi dengan Mac address kalian)
 
Action
Action=jump
jump Target=(isikan nama terserah kalian)

ket
pada Src.MAC Address adalah Mac Address yang lain dari  yang pertama karena pada tutorial ini saya menggunakan 2 Mac address

pada Jump Target amin2 adalah nama yang akan di gunakan untuk eksekusi Mac Address yang kedua ini

Genaral
chain=amin

Action=drop

ket
chain amin ini adalah mengeksekusi rule yang di diatasnya Mac Address yang pertama tadi

Action drop adalah memblock
Genaral
chain=amin

Action
Action=drop

ket
chain amin ini adalah mengeksekusi rule yang di diatasnya Mac Address yang kedua tadi

Action drop adalah memblock


Kesimpulan 
dengan menambah Mac Address ini akan menambah ke amanan pada Mikrotik karena yang bisa mengakses hanya Mac Address yang telah didaftarkan