Kamis, 02 Maret 2017

Routing static dengan menggunakan 2 mikrotik RB941-2nD hAP-lite

PengertianRouting statis adalah bentuk routing yang yang terjadi ketika router menggunakan routing yang manual-dikonfigurasi, bukan informasi dari lalu lintas routing dinamis.Dalam banyak kasus, rute statis secara manual dikonfigurasi oleh administrator jaringan dengan menambahkan entri ke dalam tabel routing , meskipun ini mungkin tidak selalu menjadi kasus.Tidak seperti routing dinamis , rute statis tetap dan tidak berubah jika jaringan berubah atau ulang. Routing statis dan routing dinamis tidak saling eksklusif. Kedua routing dinamis dan routing statis biasanya digunakan pada router untuk memaksimalkan efisiensi routing yang dan untuk memberikan backup dalam hal informasi routing dinamis gagal untuk ditukar. Routing statis juga dapat digunakan dalam jaringan stub , atau untuk memberikan gerbang terakhir

Latar belakang
menghubungkan 2 router agar bisa saling berkomunikasi

Tujuan
agar bisa saling berkomunikasi dengan mikrotik lain

Alat dan bahan  
3 kabel utp
2 mikrotik RB941
2 pc client

Waktu pelaksanaan
30 menit

Tahap pelaksanaan
1.ok pertama saya akan membuat topologi untuk Routing Static dulu

2.selanjutnya saya masuk menu mikrotik kemudian pilih IP>Addresses

3.kemudian saya menambah ip pada Router A



 ket :
ether1 : ip untuk Routing
ether2 : ip untuk local

4.selanjutnya pada Router B saya juga memberi ip

ket:
ethet3 : ip untuk Routing
ether2 :ip untuk local

5.setelah itu masuk menu Routers IP>Routers

6.kemudian pilih Router trus (+) untuk menambahkan Dst.Address dan Gateway


7.Di Router A
  Dst. Address : ip dari jaringan local B
  Gateway : ip dari interface yang digunakan untuk Routing B



8.Di router B
  Dst. Address : ip dari jaringan local
  Gateway : ip dari interface yang digunakan untuk Routing

11.sebelumnya setting dulu koneksi client

 192.168.50.6/29 : ip client dari jaringan local Router A
192.168.60.6/29 : ip client dari jaringan local Router B


10.setelah selesai memberi jalur langkah selanjutnya adalah pengetesan ping
   Router A ke Router B

                                  ping client B ke gateway Router A


                                  ping client B ke Address client A

                                 ping client A ke gateway Router B

                                 ping client A ke Address client B

Kesimpulan 
dengan menggunakan Routing static Router A bisa berkomunikasi Dengan Router B

Referensi
https://ary2000.blogspot.co.id/2016/12/routing-static-dengan-2-mikrotik.html



0 komentar:

Posting Komentar